Perkiraan Kebutuhan Energi dalam Operasional Under Ground Terminal untuk Smart Eco Airport

martolis tolis jasani(1*), Nanang Ruhyat(2), Mohammad Ihsan(3)

(1) Airport Authority Region I, Soekarno-Hatta
(2) Universitas Mercubuana
(3) Universitas Mercubuana
(*) Corresponding Author

Abstract


Penanganan penumpang di bandar udara selain dilakukan di terminal penumpang juga dilakukan pada sisi udara, terutama pada remote area dimana proses penanganan penumpang terdapat unnecessary movement yang berisiko terjadinya insiden seperti kebakaran bus atau tabrakan bus, ketidak-efisienan penggunaan waktu dan biaya operasional, kesalahan penjemputan dan ketidak tepatan pelayanan. Seiring dengan kemajuan teknologi infrastruktur kebandarudaraan dimungkinkan untuk pengembangan under ground terminal berupa terminal dan akses bawah tanah dari terminal ke pesawat atau sebaliknya. Pengembangan teknologi mekanikal memerlukan konsumsi energi sebagai penunjang peralatan mekanikal tersebut berupa escalator atau travelator yang melalui trowongan. Akses bawah tanah ini juga dapat dimanfaatkan untuk smart baggage handling system, peralatan lain yang memerlukan energi yang terbesar adalah sistem pendingin. Total kebutuhan daya untuk sistem pendingin pada Terminal 3 saja saat ini adalah 12511.4 kW atau sekitar 12.5 MW. Dengan melakukan pendekatan kedalaman tanah yang berfungsi sebagai media pendingin dengan luasan terminal yang dianggap sama maka hasil simulasi perhitungan menunujukkan penurunan daya sebesar 37% sehingga total daya untuk pendinginan menjadi 7882.4 kW atau energi dapat ditekan sebesar 4629 kW. simulasi total daya pada under ground terminal dari semua peralatan mekanikal dan peralatan pendingin sebesar 14144,4 kW

Keywords


ASEAN; FSC; LCC; Liberalisasi Udara; Open skies

References


SAVE International , Value standard and body of knowledge, 2007

Annual Report Safety 2018 PT. Angkasa Pura II (Persero)

Annual Report Safety 2016 PT. Angkasa Pura II (Persero)

Ashford, N.J., Mumayiz, S.A &Wright, P.H.,2011. Airport Engginering. Canada Wiley.

Chapman, StephenJ. (2002). Electric Machinery and Power System Fundamental.1st ed. McGraw-Hill, Melbourne : McGraw-Hill

Mohammad Ihsan & Martolis, Desain dan Pengembangan Smart Baggage Handling System Pada Bandara Berbasis Eco Airport, Jurnal ISBN 2017

M. H. Adjali, M. Davies, S. W. Rees, and J. Littler, ‘Temperatures in and under a slab-on-ground floor: two- and threedimensional numerical simulations and comparison with experimental data’, Build. Environ., vol. 35, no. 7, pp. 655– 662, Oct. 2000

H. Bareither, A. Fleming, and B. Alberty, ‘Temperature and heat loss characteristics of concrete floors laid on the ground’, University of Illinois, Illinois, USA, Research report 48–1, Aug. 1948.

Remon Lapisa “Pengaruh Inersia Termal Tanah Terhadap Kenyamanan Ruangan : Pemanfaatan Teknik Pendinginan Pasif pada Bangunan di Daerah Tropis”, Universitas Negeri Padang, Volume 18 Number 1, 2018 ISSN: 1411 – 3411 (p) ISSN: 2549 – 9815 (e)

Suparwoko ‘Pemanfaatan Energi Dingin Bumi Dan Batuan Untuk Penghawaan Ruang Kantor’ FTSP Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

T. Kusuda and J. W. Bean, ‘Simplified methods for determining seasonal heat loss from uninsulated slab-on-gade floors’, ASHRAE TransUnited States, Vol.90 no. CONF-840124-,1984.




DOI: http://dx.doi.org/10.25104/wa.v46i2.384.122-132

Article metrics

Abstract views : 213 | views : 88

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

WARTAARDHIA Indexed by:

      Infobase Index  Logo IPI  Home  

Copyright of Warta Ardhia (e-ISSN:2528-4045, p-ISSN:0215-9066) Sekretariat Jurnal Transportasi Udara, Jl. Medan Merdeka Timur No. 5 A Jakarta Pusat 10110. Tlp. (021) 34832944, Fax. (021) 34832968. Email:litbang_udara@yahoo.co.id; warta.ardhia@gmail.com.

    Creative Commons License 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Web
  Analytics View My Stats