Peran Maskapai Penerbangan Berbiaya Murah/Low Cost Carrier (LCC) di Bandara Adisutjipto-Yogyakarta Untuk Mendukung Peningkatan Jumlah Wisatawan Domestik

Yuke Sri Rizki(1*)

(1) Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara
(*) Corresponding Author

Abstract


Indonesia has many and varied tourism destinations. Tourism sector is one of the five sectors which has the largest foreign exchange. One of transportation mode supporting the growth of tourism is air transportation mode. One service provided by air transportation is the low cost airlines or the Low Cost Carrier (LCC). The aim of this study is to determine the role of LCC in Adisutjipto Airport Yogyakarta in increasing number of domestic tourist. This study using descriptive analysis and qualitative analysis. The results showed, PT. Lion Air was a LCC which bring the highest number of domestic travelers to Yogyakarta, followed by PT. Indonesia Air Asia and PT. City Link.
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki destinasi Pariwisata yang sangat banyak dan beragam dimana sektor pariwisata merupakan salah satu dari lima sektor yang menyumbang devisa terbesar. Salah satu moda yang menunjang pertumbuhan pariwisata adalah moda transportasi udara dimana salah satu pelayanannya adalah penerbangan berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran LCC di Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta dalam peningkatan jumlah wisatawan domestik dan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis kebijakan untuk mengetahui implementasinya di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan, PT. Lion Air menduduki peringkat paling tinggi dalam membawa wisatawan domestik untuk tujuan Yogyakarta, diikuti oleh PT. Indonesia Air Asia dan PT. City Link.


Keywords


maskapai penerbangan, penerbangan berbiaya murah, wisatawan domestik

Full Text:

PDF

References


Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Jakarta : CV Mandar Maju.

Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2000 tentang Angkutan Udara.

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor  25  Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor  9  Tahun 2002  tentang tarif Penumpang Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor  36 Tahun 2005 tentang tarif Referensi Untuk Penumpang Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

I Gede Pitana dan I Ketut Surya Diarta (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogya : Andi Publishing. 

A.J. Mulyadi. (2010). Kepariwisataan dan Perjalanan. Jakarta : Rajawali Pers.

Angelina Sondakh. (2010). Jendela Pariwisata. Jakarta : Kesain Blanc.

Oka A. Yoeti. (2002). Perencanaan Strategis Pemasaran Daerah Tujuan Wisata. Jakarta : Pradnya Paramita.

Kusudianto Hadinoto .(1996). Perencanaan Pengembangan Destinasi Pariwisata. Jakarta : Penerbit UI..    

H. Kodhyat. (2007). Cara Mudah Memahami dan Mengembangkan Pariwisata Indonesia. Jakarta : Gramedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.25104/wa.v39i2.115.146-167

Article metrics

Abstract views : 1199 | views : 974

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

WARTAARDHIA Indexed by:

Sinta Science and Technology IndexGoogle ScholarDirectory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)ROAD: the Directory of Open Access scholarly ResourcesPKP IndexGarudaDimensionsDimensions

Copyright of Warta Ardhia (e-ISSN:2528-4045, p-ISSN:0215-9066) Sekretariat Jurnal Transportasi Udara, Jl. Medan Merdeka Timur No. 5 A Jakarta Pusat 10110. Tlp. (021) 34832944, Fax. (021) 34832968. Email:litbang_udara@yahoo.co.id; warta.ardhia@gmail.com.

    Creative Commons License 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Web
  Analytics View My Stats