Analisis Kecenderungan Masyarakat Kota Memilih Moda Transportasi Menuju Bandar Udara Internasional Yogyakarta dengan Metode AHP

Main Article Content

Gunawan Gunawan
Uyuunul Mauidzoh
Riani Nurdin
Yasrin Zabidi
Marni Astuti

Abstract

Pemindahan bandar udara utama dari Adisutjipto (JOG) ke Yogyakarta International Airport (YIA) menimbulkan tantangan baru bagi penumpang karena jarak yang cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta. Penumpang perlu mempertimbangkan waktu yang cukup dan pemilihan moda transportasi yang sesuai sehingga dapat datang tepat waktu sebelum keberangkatan pesawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan moda transportasi menuju Bandar Udara Internasional Yogyakarta serta kriteria yang digunakan oleh penumpang dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menganalisis preferensi penumpang dalam memilih moda transportasi yang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian faktor yang paling penting sebagai pertimbangan dalam memilih moda transportasi adalah Waktu Perjalanan dengan bobot 0,2454, Biaya (0,2186), Keamanan (0,2140), Kemudahan (0,1699), Kenyamanan (0,0975) dan yang terakhir Headway (0,0541). Sementara itu, alternatif pilihan moda transportasi yang paling berpengaruh adalah Kendaraan Pribadi dengan bobot 0,4016, Kereta Bandara (0,2986), Bus/Shuttle Damri (0,2169) dan yang terakhir Transportasi Online (0,0829). Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu perjalanan (24,54 %), biaya (21,86 %), dan kecenderungan penggunaan kendaraan pribadi (40,16 %) menjadi faktor utama dalam pemilihan moda transportasi menuju Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA). Temuan ini dapat menjadi dasar perumusan kebijakan aksesibilitas, termasuk strategi tarif, kenyamanan layanan, dan sistem multimoda.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Article

References

[1] O. Z. Tamin, Perencanaan dan pemodelan transportasi. Bandung: Penerbit ITB, 2000.

[2] M. F. Abrar, D. S. Wahyuni, F. Badaron, M. Haris, and R. B. Alkam, “Analisa Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Moda Transportasi Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process,” Jilmateks, vol. 1, no. 1, pp. 199–218, 2022.

[3] S. Sugiyanto, I. W. Arnaya, S. S. Ryanto, and A. A. B. O. K. Surya, “Analisa Faktor Pemilihan Moda Transportasi Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process,” Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik, vol. 2, no. 1, pp. 11–18, 2021, doi: 10.52920/jttl.v2i1.18.

[4] M. Sudiarta, “Dampak Fisik, Ekonomi, Sosial Budaya Terhadap Pembangunan Pariwisata di Desa Serangan Denpasar Bali,” Jurnal Manajemen dan Pariwisata, vol. 4, no. 2, 2012.

[5] Badan Pusat Statistik Provinsi DIY, Jumlah Penumpang Domestik Angkutan Udara di Bandara Yogyakarta Internasional Airport. Yogyakarta: Badan Pusat Statistik Provinsi DIY. [Online]. Available: https://yogyakarta.bps.go.id/indicator/17/349/1/jumlah-penumpang-domestik-angkutan-udara-di-bandara-yogyakarta-internasional-airport.html

[6] S. Rahmad, R. Anggraini, and M. Isya, “Analisa Faktor–faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Moda Menuju Tempat Kerja dengan Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process,” Jurnal Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala, vol. 1, no. 1, pp. 199–218, 2017.

[7] M. Rasyid and E. S. Wagola, “Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pemilihan Alat Transportasi Laut Di Kabupaten Buru Menggunakan Ahp ( Analytic Hierarchy Process),” Jurnal Ilmiah Teknik Industri, vol. 9, no. 1, p. 10, 2021, doi: 10.24912/jitiuntar.v9i1.9025.

[8] Z. Zahara and M. Lubis, “Analysis of Public Transport Modes Route Medan-Rantau Prapat with Analytic Hierarchy Process Method,” Journal of Civil Engineering, Building and Transportation, vol. 1, no. September, pp. 80–86, 2017.

[9] S. Sodikin, M. Sastra, and L. Lizar, “Analisis Pemilihan Moda Transportasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Bengkalis-Dumai,” Seminar Nasional Industri dan …, no. 1994, pp. 187–196, 2018, [Online]. Available: https://snit-polbeng.org/eprosiding/index.php/snit/article/view/26

[10] Y. Naibaho, N. P. Lisa, and W. Alamsyah, “Analisa Pemilihan Moda Transportasi Langsa – Medan Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP),” Journal of Civil Engineering, Building and Transportation, vol. 7, no. 1, 2023, doi: 10.31289/jcebt.v7i1.8718.

[11] F. J. Philip, “Pemilihan Moda Transportasi Menuju Stasiun Jurangmangu Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP),” JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil, vol. 6, no. 1, p. 01, Apr. 2021, doi: 10.32511/juteks.v6i1.788.

[12] I. Ibrahim, Metodologi Penelitian Kualitatif, Pertama. Bandung: Alfabeta, 2015.

[13] T. L. Saaty and L. G. Vargas, Model, Methods, Concepts & The Analytical Hierarchy Process, Second Edition. New York: Springer, 2012.

[14] M. E. Ben-Akiva and S. R. Lerman, Discrete choice analysis: theory and application to travel demand, vol. 9. MIT press, 1985.

[15] A. H. Rizal, T. P. Bani, D. A. T. Sina, and A. Kumalawati, “Pemilihan Moda Transportasi Umum dan Transportasi Online di Kabupaten Kupang,” Warta Ardhia, vol. 49, no. 2, pp. 60–68, 2024, doi: 10.25104/wa.v49i2.548.60-68.

[16] R. Kwanto and J. Arliansyah, “Analisis Pemilihan Moda Transportasi Umum Antara Transportasi Umum Konvensional dan Transportasi Umum Online di Kota Palembang,” CANTILEVER, vol. 5, no. 2, Oct. 2016, doi: 10.35139/cantilever.v5i2.41.

[17] D. McFadden, “Conditional logit analysis of qualitative choice behavior,” 1972.

[18] Badan Pusat Statistik Provinsi DIY, Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kendaraan di Provinsi DI Yogyakarta (unit). Yogyakarta: Badan Pusat Statistik Provinsi DIY, 2023.